PENGERTIAN RUANG DAN INTERAKSI ANTAR RUANG








1.       Pengertian ruang

       Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal.

2.       Batasan ruang di permukaan bumi (menurut studi Geografi)

          coba bayangkan jika kalian berada di sebuah ruang (ruang kelas). Ruang kelas tersebut ada lantai, ada udara, dinding, plaform ruangan, dan isinya (meja kursi), dan lain – lain. Demikian halnya dengan ruang permukaan bumi, ada tanah yang kita injak, ada udara, air, batuan, tumbuhan, hewan, dan lain – lain. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetai juga lapisan atmosfer, air (laut, sungai, dan danau) air tanah, dan lainnya.

Jadi batasan ruang di permukaan bumi, mencakup:

a.       Geosfer (permukaan bumi)

b.       Alam lingkungan yang terdiri dari atmosfer (laisan udara), litosfer (lapisan batuan, kulit bumi), hidrosfer (kehidupan manusia)

c.       Antrosfer (kehidupan manusia.

d.       Persebaran keruangan fenomena alam dan kehidupan.

e.       Analisis hubungan interaksi antarruang.

        Dengan demikian, batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsur – unsur lainnya yang memengaruhi kehidupan dipermukaan bumi.

        Setiap ruang dipermukaan bumi memiliki ciri khas (karakteristis) tertentu yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Perbedaan karakteristis tiap rungan itulah menyebabkan terjadinya konektivitas/keterhubungan antara satu ruang dengan ruang lainnya atau terjadi interaksi antarruang, yaitu ruang satu dengan ruang lainnya. Hal ini karena setiap ruang membutuhkan ruang lainnya untuk memenhuni kebutuhan hidup.

a.       Wilayh penggunungan penghasil sayuran, sedang wilayah pantai penghasil ikan. Penduduk wilayah penggungan membutuhkan ikan, dan sebaliknya penduduk pantai membutuhkan sayuran. Kedua wilayah kemudian saling berinteraksi memalui kegiatan perdagangan.

b.       Dikota menghasilkan berbagai produk industri, seperti barang barang elektronik, kendaraan, pakaian, dan lain – lain. Sedang di desa dihasilkan bahan pangan. Akibatnya, ada aliran barang dari kota ke desa dan aliran bahan pangan (makanan) dari desa ke kota.

c.       Di kota, tersedia lapangan pekerjaan, sedang di desa hanya terbatas pada sector pertanian. Akibatnya banyak penduduk desa pergi ke kota (urbanisasi) untuk bekerja dan mencari pekerjaan.

d.       Peristiwa banjir di Jakarta terjadi karena kerusakan hutan di daerah bogor. Air hujan yang turun di bogor, hanya sebagian kecil air hujan yang terserap ke dalam tanah bogor. Tetapi sebagian besar air hujan yang jatuh dibogor masuk ke sungai. Akibatnya, Jakarta terjadi banjir yang airnya sebagian berasal dari daerah bogor.

3.       Interaksi Antarruang

a.       Pengertian interaksi

         Interaksi adalah suatu proses yang sifatnya timbal balik dan memunyai pengaruh tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung (Bintarto, 1987).

b.      Jenis – jenis interaksi

1)      Menurut pelakunya, ada 3(tiga) yaitu:

a.       Interaksi individu dengan individu

b.       Interaksi individu dengan kelompok

c.       Interaksi kelompok dengan kelompok

2)      Menurut sifat bentuknya, ada 2(dua) yaitu:

a.       Interaksi asosiatif (interaksi yang mempersatukan)

b.       Interaksi disosiatif (interaks yang membawa perpecahan)

3)      Menurut caranya kontak, ada 2(dua) yaitu:

a.       Interaksi langsung, jika seseorang saling bertemu di tempat.

b.       Interaksi tidak langsung, jika interaksi melalui media.

                   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis ulang program sederhana di lingkungan visual

Perangkat Lunak Aplikasi Diluar System Operasi Windows

Perangkat lunak utility